Nelayan menyandarkan perahu mereka di tepi pantai lantaran tak berani melaut akibat cuaca ekstrem yang memicu gelombang tinggi. (FOTO: ANTARA)
Antara

CIANJUR, iNews.id - Ratusan nelayan di pantai selatan Kabupaten Cianjur berharap bantuan pemerintah selama tidak melaut selama dua bulan terakhir. Mereka tak melaut untuk mencari ikan selain karena harga BBM naik, juga akibat cuaca ekstrem yang memicu gelombang tinggi.

Rahmat Efendi, tokoh nelayan Pantai Sereg, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur mengatakan, sejak cuaca ekstrem melanda pantai selatan Cianjur, sekitar 540 orang nelayan memilih mendaratkan perahu untuk menghindari kerusakan dihantam gelombang.

"Kalau dihitung, sudah hampir dua bulan terakhir aktivitas nelayan di pantai ini tidak maksimal karena cuaca ekstrem dengan gelombang lebih dari 5 meter. Sebagian besar nelayan hanya memiliki keahlian melaut. Sebagian kecil yang bertani atau buruh serabutan," kata Rahmat Efendi.

Ketika cuaca buruk melanda pantai selatan, ujar Rahmat Efendi, nelayan hanya bisa menjala ikan dari pinggir pantai karena memaksakan diri untuk melaut beresiko besar, hasilnya hanya cukup untuk menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari. Sedangkan bantuan untuk nelayan selama ini, tidak pernah dirasakan langsung.

Seperti bantuan pemerintah untuk warga tidak mampu seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) dan lain-lain. Mereka berharap tidak hanya mendapat bantuan tunai, tetapi juga pelatihan agar saat tidak melaut mereka tetap mendapatkan penghasilan seperti pengolahan dan budi daya.

"Kami juga ingin mendapat bantuan bibit tanaman atau hewan ternak agar kehidupan nelayan tidak terlalu berat ketika cuaca ekstrem seperti sekarang. Kami juga ingin memiliki keahlian lain, tapi tidak punya modal kalau secara mandiri," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, dalam waktu dekat Pemkab Cianjur akan menyalurkan bantuan langsung tunai untuk nelayan yang terdampak kenaikan BBM yang ditetapkan pemerintah. Termasuk akan memberikan pelatihan peternakan dan budidaya ikan dan udang yang merupakan petunjuk dari pemerintah pusat.

"Tidak hanya bantuan langsung tunai, kita akan berikan pelatihan wirausaha bagi nelayan dan keluarganya termasuk cara membudidayakan bibit ikan, udang, dan hewan ternak. Nanti dinas terkait akan melakukan pendataan termasuk memberikan pelatihan dan pembinaan," kata Bupati Cianjur.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT