Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), terungkap kecelakaan ini disebabkan oleh sopir yang mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya yang kemudian oleng dan terguling.
Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi memastikan kecelakaan ini bukan karena kondisi mobil yang tidak layak operasi, tetapi lebih disebabkan kondisi sopir yang mengantuk dan tetap memaksakan untuk mengemudi.
"Meskipun sopir selamat, namun akibat kecelakaan ini kerugiannya mencapai Rp10 juta dan untuk mobil dinas tersebut sudah dibawa oleh pengemudi ke bengkel untuk diperbaiki," ujarnya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait