CIREBON, iNews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, meminta PT Nindya Karya (Persero) untuk fokus dan memastikan penyelesaian pembangunan fisik proyek Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Cirebon, Jawa Barat, berjalan tepat waktu.
Pesan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri KKP saat menghadiri acara groundbreaking proyek pengembangan PPN Kejawanan bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Cirebon, Kamis (17/9/2026).
Dalam sambutannya di hadapan jajaran direksi PT Nindya Karya (Persero), Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa proyek PPN Kejawanan memiliki peran yang sangat strategis bagi penguatan rantai pasok komoditas perikanan nasional. Oleh karena itu, pengerjaannya tidak boleh meleset dari jadwal yang telah ditetapkan.
"Saya titip ya Pak Firman, harus fokus karena proyek ini cukup serius. Saya berharap ini dapat selesai tepat waktu," kata Menteri KKP .
Proyek pengembangan PPN Kejawanan ini merupakan bagian dari program Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I (IDN-1055) yang didukung oleh pembiayaan dari Islamic Development Bank (IsDB).
Merespons arahan dari Kementerian KKP, PT Nindya Karya (Persero) berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek dengan menjaga kualitas mutu pekerjaan serta menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat.
Pengembangan PPN Kejawanan ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok komoditas laut, mendukung aktivitas perikanan yang lebih terintegrasi, serta meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait