Beberapa Alquran yang berserakan juga sudah kusam serta sajadah yang tergelar di salah satu sudut masjid juga sudah lapuk dan basah. Sebuah mukena berwarna putih juga ditiggalkan jemaah begitu saja tergantung di salah satu pilar.
Melihat kondisi masjid yang memprihatinkan itu, para pemuda ini pun langsung bergerak merapikan Alquran dan mukena serta menggulung karpet basah. Lantai dan jendela mereka pel dengan peralatan yang dibawa dari rumahnya masing-masing. Alhasil dalam sekejap, lantai masjid kembali kinclong terlihat warna asilnya, yakni putih.
Mereka mengakui, meski tidak sempurna, minimal masjid yang terbengkalai ini tidak terlalu kusam terutama di bagian lantai. Siapa pun yang berkunjung ke tempat itu bisa menggunakannya untuk beribadah.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait