Menurut dia, hal itu terjadi karena mayoritas tidak bisa mengimplementasikan riset. Padahal, penggunaan hasil riset bisa diimplementasikan menjadi teknologi bagi sektor pertanian, peternakan, peralatan UMKM, dan lainnya.
"Kami ingin memberikan contoh membuat riset dan mengimplementasikan menjadi mesin produksi. Apalagi bisa dibuat dan diproduksi di Jawa Barat. Ini yang kami dorong," ucap dia.
Kadin, kata dia, akan menggandeng ahli riset seperti BRIN untuk mengimplementasikan rencana tersebut. Harapannya bisa semua bisa dikerjakan dari riset, produksi, penggunaan, dan memberi dampak bagi kemajuan ekonomi.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait