Bagi keluarga besar Cipasung, gestur ini merupakan cerminan nyata dari prinsip al-adab fauqol ilmi (adab di atas ilmu).
Rangkaian kunjungan ditutup dengan ziarah ke makam pendiri Pesantren Cipasung, Abah KH Ruhiyat, serta melaksanakan salat Ashar berjamaah. Setelah berpamitan dengan hangat kepada keluarga besar pesantren, Wapres Gibran langsung bertolak menuju Bandara Wiriadinata untuk kembali ke Jakarta.
Kunjungan ini menegaskan sinergi kuat antara pemerintah dan pesantren, di mana modernisasi teknologi berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi dan penghormatan kepada kiai.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait