Pada 2016, tugu 0 KM Bandung direnovasi menjadi tampak lebih elegan dan menarik dengan berbagai elemen estetis dan patung dada empat tokoh di samping kiri dan kanannya.
Keempat replika tokoh tersebut, yakni Presiden RI pertama Ir Soekarno, Gubernur Jenderal Hindia Belanda HW Daendels, RA Wiranatakusumah II, Mas Soetardjo Kartohadikusumo.
Di tugu Km 0 Kota Bandung, terdapat monumen mesin penggilingan (stoomwals) kuno yang disertai sebuah batu prasasti. Tugu dan moumen ini didekasikan untuk rakyat Priangan yang menjadi korban pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan.
HW Daendels
Herman Willem Daendels lahir di Hatem, Belanda, pada 21 Oktober 1762. Dia merupakan politikus Belanda dan Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-36 dengan masa jabatan tiga tahun, 1808-1811.
Tugas utama Daendels di Indonesia adalah mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris. Usaha yang dilakukannya adalah dengan cara membangun jalan dari Anyer hingga Panarukan sepanjang 1.000 kilometer.
Jalan ini dikenal dengan nama Grote Post-Weg (Jalan Raya Pos). Dengan tangan besi, Daendels membangunan jalan ini hanya menghabiskan waktu satu tahun yaitu dari 1809 hingga 1810.
Pembangunan jalan ini tentu saja menuai kontroversi. Sejarah tidak pernah menyebutkan manfaat dari pembangunan jalan itu. Hasil kopi dari pedalaman Priangan yang biasanya dibiarkan membusuk di gudang-gudang kopi akhirnya dapat diangkut diangkut ke pelabuhan Cirebon dan Indramayu.
Editor : Agus Warsudi
HUT Kota Bandung kota bandung benda bersejarah bangunan sejarah bersejarah destinasi sejarah sejarah
Artikel Terkait