BANDUNG, iNews.id - Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, begitu fenomenal sebelum hingga setelah persemiannya beberapa waktu lalu. Masjid kebanggaan warga Jawa Barat itu seakan memancarkan magnet yang banyak menyedot perhatian banyak orang.
Tak heran, sampai saat ini warga dari berbagai daerah berbondong-bondong untuk merasakan kemegahan masjid tersebut. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini pun menjadi salah satu destinasi wisata religi di Jawa Barat.
Tentunya, di balik kemegahan Masjid Raya Al Jabbar ternyata tersimpan berbagai cerita menarik. Berikut kisah menarik di balik Masjid Al Raya Jabbar yang dirangkum iNews.id dari berbagai sumber:
1. Biaya Sangat Besar
Besaran anggaran pembangunan Masjid Raya Al Jabbar mencapai Rp1 triliun secara keseluruhan. Biaya sebesar itu telah berhasil mendirikan masjid megah yang dapat menampung jemaah hingga 60.000 orang.
Masjid Al Raya Jabbar memiliki luas area 25.997 hektare dan menampung jemaah hingga mencapai 33.000 orang di bagian dalam bangunannya.
2. Fasilitas
Masjid Raya Al Jabbar memiliki berbagai fasilitas, tidak semata hanya ruang shalat saja. Selain ruang shalat, Masjid Al Jabbar juga memiliki berbagai fasilitas lain, seperti area manasik haji, penginapan, perpustakan, ruang pertemuan, hingga museum.
Masjid Raya Al Jabbar juga rencananya akan mempunyai museum Rasulullah dan museum Alquran di lantai dasar.
3. Jawab Keinginan sang Ayah
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai pendesain Masjid Raya Al Jabbar bercerita kisah masa lalunya yang sempat berdebat dengan sang ayah soal pilihan kuliah.
Di akun Instagram @ridwankamil, disebutkan, ketika itu Ridwan Kamil sempat berdepat dengan ayahnya, di mana dia keukeuh (teguh) ingin masuk teknik kimia, sementara almarhum ayahnya ingin dia masuk arsitektur.
Ridwan Kamil menuturkan bahwa Ibundanya mengatakan salah satu alasan dari keinginan sang Ayah, adalah manfaat yang didapat dari ilmu arsitek tersebut, yaitu berupa pembangunan yang bermanfaat.
4. Interior dan Artwork
Masjid Raya Al Jabbar memiliki interior dan artwork yang memesona Serta memberikan pengalaman luar biasa kepada pengunjung. Salah satunya, simbol identitas 27 kabupaten dan kota yang melekat di pintu-pintu masjid.
Menurut Kang Emil, simbol tersebut tidak hanya menggambarkan identitas Provinsi Jabar, tetapi juga bertujuan agar seluruh masyarakat Jabar merasa dekat dengan Masjid Raya Al Jabbar meski berlokasi di Kota Bandung.
Di majid itu dapat di lihat pada kanan, kiri, dan depan, ada pintu-pintu. Pintu-pintu itu merepresentasikan satu pintu, satu kota dan kabupaten di Jawa Barat. Digabungkan antara ragam hias Islami dengan ragam hias batik dari kota dan kabupaten masing-masing.
5. Lanscap Kota Bandung
Di Masjid Raya Al Jabbar dapat melihat lanskap Kota Bandung yang membuat pengunjung semakin takjub. Pengunjung dapat melihat bangunan megah sekaligus keindahan alam dalam satu lokasi.
Terutama pada pagi hari dan sore hari menjelang Magrib, akan melihat sebuah pengalaman ruang yang juga tidak lepas dari lanskap Kota Bandung yang dikelilingi pegunungan.
Itulah kisah di balik Masjid Raya Al Jabbar yang menjadi keunikan tersendiri. Tentunya akan menjadi pengalaman menakjubkan bagi setiap pengunjung yang datang ke masjid tersebut.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait