"Pas saya loncat tertembak kaki saya langsung turun ke bawah sekitar 2-3 meter di situ ada deck saya jatuh dan di situ saya berpura-pura mati dulu. Kalau saya gerak pasti ditembak lagi. Di situ sudah 5 menit saya tungu ditembak lagi tidak ini dan badan saya sudah rasa-rasa bagaimana ini akan ditembak tapi alhamdulillah saya tidak ditembak lai," kata Haikal.
Sementara itu, empat ABK warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang turut disandera telah dipulangkan ke Tanah Air oleh Kementerian Luar Negeri. Mereka kembali ke Indonesia setelah sekitar lima bulan disekap perompak Somalia dalam kondisi selamat.
Kabar kepulangan para ABK tersebut menjadi perhatian keluarga dan warga di kampung halaman Haikal. Sejumlah tetangga serta aparatur kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Bogor mendatangi rumahnya untuk memberikan dukungan moral selama masa pemulihan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait