KUNINGAN, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak Selasa (21/7/2026) siang. Hingga Jumat (24/7/2026), tim gabungan masih berupaya mendata luas area terdampak sekaligus menyelidiki titik awal munculnya api.
Kebakaran ini merupakan insiden pertama yang terjadi di Gunung Ciremai sepanjang 2026. Medan yang terjal, semak belukar yang mengering, serta embusan angin kencang menyebabkan api dengan cepat meluas hingga menghanguskan sekitar 14 hektare lahan.
Proses pemadaman sempat terkendala sulitnya akses menuju lokasi kebakaran. Sebelum peralatan khusus seperti jet shooter dan mesin pompa air tiba di lokasi, petugas gabungan melakukan pemadaman darurat menggunakan ranting pohon yang masih basah untuk mencegah api terus meluas.
"Luas area berdasarkan pantauan kami sekitar 14,9 hektare. Memang ada kesulitan di lapangan salah satunya karena kondisi alam, angin sekarang cukup kencang kemudian medannya juga kering dan berbatu," ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Toni Anwar.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait