Ilustrasi. Covid-19. (Foto: BNPB)

MAJALENGKA, iNews.id - Menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat masih terus mengalami kenaikan. Hari ini mengalami penambahan 13 orang terkonfirmasi positif Covid.

Kendati demikian, kasus kesembuhan atau selesai isolasi di daerah ini juga terus bertambah. Data harian dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka per Selasa (11/5/2021), total kasus terkonfirmasi positif di daerah ini sebanyak 3.253 orang.

Data harian Dinkes juga mencatat, 50 orang masih menjalani perawatan di sejumlah Rumah Sakit (RS). Rinciannya, 7 orang menjalani perawatan di RSUD Majalengka, 20 orang di RSUD Cideres, dan 23 orang masih perawatan di RS luar Kabupaten Majalengka.

Di sisi lain, angka kesembuhan atau selsai isolasi sebanyak 2770 orang. Angka itu jauh lebih banyak dibanding yang meninggal di angka 262 orang.

Belum diketahui secara pasti terkait asal klaster yang menyumbang kenaikan kasus itu. Pasalnya, saat dihubungi lewat aplikasi WhatsAap, Kepala Dinkes Majalengka Harizal Harahap belum memberi jawaban.

Bupati Majalengka Sobahi secara resmi membatalkan rencana pelaksanaan salat Id di Alun-alun Majalengka. Dalam suatu kesempatan, Karna juga menegaskan akan menutup objek wisata yang kedapatan tidak bisa mengontrol angka kunjungan saat libur Idul Fitri 1442 Hijriah mendatang. inin nastain

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Majalengka Erni Harleni mengatakan, pencegahan penularan Covid-19 sejatinya bisa dilakukan dengan penerapan prokes yang benar. Oleh karena itu, mutlak dibutuhkan kesadaran dari semua masyarakat untuk lebih disiplin lagi dalam menerapkan prokes itu.

"Untuk mencegah penularan Covid 19, mohon kita semua sebagai masyarakat Majalengka meningkatkan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan gerakan 5M Covid-19," kata Erni saat dihubungi MPI, Selasa (11/5/2021) malam.

Erni mengemukakan, sebagai upaya pencegahan, masyarakat tidak lagi cukup hanya memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak (3 M). Saat ini dibutuhkan juga menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Kunci utamanya itu (disiplin penerapan prokes). Sukseskan juga kegiatan vaksinasi. Masyarakat yang sudah terdaftar untuk divaksinasi, diharapkan datang ke tempat vaksinasi sesuai jadwal yang sudah ditentukan," ujarnya. 


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network