"Intinya, kami berusaha agar mereka tetap mendapatkan akses internet setelah sebelumnya mereka sangat sulit mendapatkan akses jaringan karena telah berakhirnya program pemerintah," kata Direktur Common Room Networks Foundation di Bandung, Selasa (12/10/2021).
Menurut Gustaff, program tersebut telah mendapat respons luar biasa dari para pemangku adat di Kasepuhan Ciptagelar. Saat ini, tercatat sudah ada 29 dusun yang mengakses internet. Akses internet itu diakses oleh 800 sampai 1000 pengguna per hari.
Sementara itu, perwakilan dari Kasepuhan Ciptagelar Yoyo Yogasmana mengaku, pihaknya membuka diri atas teknologi modern yang masuk ke wilayahnya. Karena salah satu falsafah Kasepuhan adalah mampu mengimbangi perkembangan zaman, tapi jangan sampai menghilangkan adat atau tradisi leluhur.
"Itu dasar kami kenapa kami membuka diri mendapatkan program ini. Kami harus mampu menggaungkan keseimbangan antara perkembangan modern dan masyarakat adat," ujar Gustaff.
Editor : Agus Warsudi
Kasepuhan Ciptagelar Kabupaten Sukabumi bantuan inggris bantuan dari inggris belajar bahasa inggris akses internet bantuan internet dampak internet internet fasilitas internet
Artikel Terkait