Penemuan ini menunjukkan bahwa api sempat menjalar hingga kawasan tempat edelweis tumbuh di ketinggian Gunung Ciremai. Tanaman yang menjadi salah satu kekhasan ekosistem pegunungan itu turut terdampak kebakaran.
Meski kebakaran dilaporkan telah padam, relawan masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Sebelumnya, relawan juga menemukan seekor bayi surili yang terpisah dari kelompoknya. Satwa yang mulai langka dan memiliki bulu berwarna putih tersebut ditemukan dalam kondisi lemas dan kehausan.
Temuan edelweis yang mengering dan bayi surili yang terpisah dari kawanannya menjadi gambaran dampak karhutla terhadap kehidupan satwa dan tumbuhan di kawasan Gunung Ciremai.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait