Lantaran keterbatasan air dan akses alat berat, proses pemadaman terpaksa dilakukan secara manual dengan alat seadanya (gepyok) serta membuat sekat bakar (firebreak) di beberapa titik strategis guna memutus rantai api.
Petugas gabungan hingga kini masih bersiaga penuh di pos pangkalan untuk memantau pergerakan angin dan memastikan lokalisasi titik api tidak merembet lebih jauh.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait