Supriono menyatakan, warga lalu melaporkan kejadian itu ke BPBD Kuningan. Petugas pun lantas menggelar operasi pencarian dan meminta bantuan Basarnas Bandung untuk mengerahkan personel.
"Setelah melakukan koordinasi dengan BPBD Kuningan dan potensi SAR setempat, Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon untuk melakukan pencarian," ujar Supriono.
Pada pencarian hari pertama, Rabu (23/11/2021), belum membuahkan hasil. Korban kakek Arwa berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh petugas SAR gabungan pada operasi pencarian hari kedua, Kamis (24/11/2021) sekitar pukul 09.15 WIB. Jasad korban ditemukan sejauh 1.85 km dari lokasi kejadian awal.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain, Basarnas Bandung Pos SAR Cirebon, Koramil Cidahu, Polsek Cidahu, BPBD Kuningan, Pemerintah Desa Datar, Senkom Kuningan, Akar, Pramuka Peduli Bencana, Petakala Grage, Forum Komunikasi Penggiat Alam Kuningan (FKPAK), Wanadri, HRC, IEA Kota Cirebon, SAR FKAM Cirebon, SAR MTA dan SAR Unpad.
Editor : Agus Warsudi
hanyut tenggelam hilang terseret arus terseret arus Terseret Sungai tewas terseret arus arus sungai terseret arus sungai Kabupaten Kuningan kuningan basarnas bandung
Artikel Terkait