Karningsih diketahui tinggal bersama suaminya, Dokter Edi. Keduanya selama ini dikenal warga sebagai pasangan yang harmonis dan kerap terlihat bersama, termasuk ketika sang suami pergi ke klinik untuk menjalankan praktik.
Kepala Desa Babakan Gebang, Yeni Setiati mengatakan, warga tidak menyangka Karningsih yang akrab disapa Nining tewas mengenaskan. Rumah korban juga berada tidak jauh dari klinik tempat suaminya melayani pasien.
"Tidak aktivitas yang mencurigakan," ucap Yeni.
Sebelumnya, Karningsih ditemukan tewas bersimbah darah di kamar tidurnya. Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya yang saat itu baru hendak pulang ke rumah setelah selesai praktik.
Hingga kini, polisi belum mengungkap penyebab pasti kematian Karningsih. Pelaku dan motif di balik kematian perempuan tersebut juga masih dalam penyelidikan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait