"Awalnya saya sudah melarang adik saya untuk ikut ke Tasikmalaya. Perasaan saya gelisah terus, tidak tenang. Ternyata selang beberapa jam kemudian saya justru mendapat kabar duka ini," ungkap Mulyati dengan mata berkaca-kaca.
Kecelakaan tunggal yang merenggut enam nyawa ini kini tengah dalam penyelidikan mendalam oleh Satlantas Polres Majalengka. Berdasarkan dugaan sementara, kendaraan mengalami rem blong sebelum akhirnya terjun ke parit sedalam lima meter. Seluruh biaya perawatan dan pemulangan jenazah diharapkan dapat segera difasilitasi oleh pihak-pihak terkait.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait