Pedagang daging sapi. (Foto: SINDOnews)

"Pada 2019 itu terjadi kebakaran, kemudian 2020 banjir besar, ini menurunkan populasi hampir 24 persen," bebernya.

Disinggung soal kebutuhan daging sapi di Jabar, Jafar menyebutkan bahwa warga Jabar membutuhkan sekitar 195.000 ton daging sapi atau setara satu juta ekor sapi per tahun.

"10 persennya dipenuhi dari peternak lokal, ada juga dari luar daerah, sepeti Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Bali. Tapi, sapi impor Australia memang banyak," terangnya.

Jafar mengakui, di tingkat pedagang, harga daging sapi kini sudah mencapai Rp120.000 per kg. Dia berharap, harga daging sapi tak kembali naik.

Soal aksi mogok berjualan yang dilakukan para pedagang daging sapi, Jafar mengatakan, ketersediaan daging sapi saat ini sebenarnya masih stabil jika masyarakat mau memanfaatkan daging sapi beku impor.

"Tapi karena masyarakat kita kecenderungannya lebih suka daging yang baru dipotong, sehingga harganya naik," katanya.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network