Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (FOTO: iNews/IRWAN SAPUTRA)
Irwan

PURWAKARTA, iNews.id - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memastikan roda pemerintahan dan kinerjanya akan berjalan lancar di tengah kasus perceraiannya dengan Dedi Mulyadi. Meski begitu, orang nomor satu di Purwakarta ini pun meminta maaf jika masyarakat terganggu dengan kabar gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi di Pengadilan Agama (PA).

"Mohon maaf kalau ada temen-temen yang merasa terganggu. Saya yakin hasilnya akan terbaik untuk semuanya," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang ditemui mengenakan kerudung dan gaun ungu dipadu celana panjang kulot warna hitam.

Dia berkomitmen untuk fokus menjalankan roda pemerintah di sisa masa jabatannya satu tahun terakhir ini.

"Saya akan fokus bekerja di sisa masa jabatan satu tahun terakhir," ujarnya.


Selain itu, Bupati yang kerap disapa Ambu ini pun, meminta doa terbaik dari masyarakat. Ambu Anne berharap keputusan dan hasil persidangan cerai yang akan digelar pada 5 Oktober 2022 nanti menjadi yang terbaik untuk semua. 

"Doain aja yang terbaik untuk semua," ujarnya

Disinggung isu bahwa gugatan cerai itu hanya gimmick? Ambu Anne dengan tersenyum menjawab, "Biarain ajalah mereka mau berpikiran apapun. Biarin ajalah hak orang mau berpikir gimana," ujarnya.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT