Nelayan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu terpaksa menyandarkan perahu mereka karena cuaca buruk, gelombang tinggi dan angin kencang melanda pantai utara. (FOTO: iNews/TOISKANDAR)

Suwi, nelayan pantura Indramayu mengatakan, nelayan pasrah dengan cuaca buruk yang melanda saat ini. Selama tidak melaut, nelayan hanya bisa memperbaiki mesin perahu dan jaring yang sudah rusak.

"Gelombangnya tinggi dan angin kencang. Kondisi cuaca buruk seperti ini sangat berbahaya kalau dipaksakan melaut. Hasil gak seberapa tapi nyawa taruhannya," kata Suwi. 

Cuaca buruk angin kencang dan gelombang tinggi ini diperkirakan baru akan mulai reda memasuki Januari 2023. Ratusan nelayan pantura dadap ini akan kembali berlayar di tengah laut jika kondisi cuaca berangsur normal.


Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network