CIANJUR, iNews.id – Puluhan warga di Kampung Pasir Cina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar aksi demonstrasi menolak proyek geotermal Gunung Gede Pangrango, Rabu (14/1/2026) sore. Dalam aksinya, massa yang didominasi emak-emak nekat mengadang alat berat yang melintas menuju Kawasan tersebut.
Aksi tersebut dilakukan karena proyek energi panas bumi tersebut dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
Massa langsung memasang barisan saat alat berat proyek tersebut mulai memasuki pemukiman warga. Ketegangan sempat terjadi saat warga bersikeras agar alat berat tersebut tidak melanjutkan perjalanan menuju titik proyek.
Koordinator aksi, Aryo Prima, menegaskan bahwa warga khawatir keberadaan proyek geotermal di kawasan Gunung Gede Pangrango akan berdampak pada kerusakan ekosistem alam yang menjadi tumpuan hidup masyarakat sekitar.
"Kami minta proyek geotermal ini dihentikan. Kami sangat khawatir proyek ini bisa merusak alam di kawasan Gunung Gede Pangrango yang selama ini kami jaga," ujar Aryo Prima dalam orasinya.
Aksi pengadangan ini akhirnya mereda setelah petugas kepolisian turun tangan untuk melakukan mediasi. Pihak kepolisian memberikan kepastian kepada warga bahwa alat berat tersebut tidak akan melanjutkan pengerjaan pada hari itu.
Setelah mendapat jaminan dari petugas, warga bersama aparat kepolisian kemudian mengawal langsung alat berat tersebut untuk keluar dari lokasi pemukiman yang rencananya akan dijadikan akses utama menuju titik proyek.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait