Menurut warga, gelombang pasar itu terjadi pada malam hari saat warung sudah tutup, sehingga para pemilik tidak sempat menyelamatkan perabotannya.
"Sejak beberapa hari lalu warga di pesisir terus diimbau agar waspada. Ternyata benar, gelombang tinggi terjadi tadi malam. Tiga warung rusak serta menggerus karusng berisi pasir," kata Asep Edom, tokoh masyarakat setempat.
Pascaterjangan gelombang tinggi, warga yang berada di bibir pantai diimbau untuk waspada karena ombak masih menjadi ancaman akan keselamatan.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait