Pada kesempatan sama, anggota DPRD KBB dari Fraksi PKB Wendi Sukmawijaya menyoroti soal rotasi mutasi yang dinilainya seperti asal-asalan. Apalagi indikator yang dipergunakan juga seperti yang tidak jelas, sehingga ada kasus atasan pangkatnya lebih rendah dari bawahan. Oleh karena itu wajar jika akhirnya terjadi polemik seperti yang terjadi saat ini.
"Ini kan aneh, KBB sudah menerapkan merit sistem dan sudah dapat penghargaan. Tapi kenapa dalam rotasi mutasi merit sistem seperti tidak dijadikan acuan, ada apa?" tandasnya.
Seperti diketahui polemik rotasi mutasi terhadap 416 pejabat termasuk Camat di KBB oleh Bupati Hengki Kurniawan pada Senin (9/1/2023) lalu terus bergulir seperti bola liar. Banyak suara kekecewaan dan ketidakpuasan muncul. Bahkan ada dugaan pejabat di lingkungan BKPSDM yang sudah dimintai keterangan oleh penegak hukum terkait rotasi mutasi tersebut.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait