Sebelum terjadi longsor, hujan lebat mengguyur daerah itu sejak Kamis siang hingga malam hari. Ditemukan retakan pada bagian yang longsor sepanjag 100 meter dengan kedalaman 70 cm.
Selain Desa Cipakem, longsor juga terjadi di Desa Cipedes. Ada delapan titik longsor di desa tersebut di antaranya Sungai Cilengi, rumah di Dusun Cirahayu Timur, dan tanah ambles.
"Karena hujan yang cukup besar dan kondisi tanah di sini labil," kata Kepala Desa Cipedes, A Rusdiana.
Sementara di Desa Pamupukan, Kecamatan Ciniru, longsor terjadi di dua lokasi yani tanah perbukitan dan permukiman warga.
BPBD Kuningan mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana berhati-hati saat terjadi hujan lebat.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait