Aksi tersebut dipicu kekecewaan massa karena Bupati Lucky Hakim tidak hadir menemui mereka untuk menerima aspirasi. Kelompok Topi Jerami sebelumnya menyuarakan sejumlah tuntutan, termasuk persoalan lingkungan dan penanganan sampah di Kabupaten Indramayu.
Koordinator aksi, Rahmat Hidayat menyebut bahwa salah satu fokus tuntutan mereka, persoalan sampah yang dinilai masih menumpuk dan berserakan di berbagai wilayah.
"Dalam penyampaian Pak Bupati pada LKPJ di DPRD Indramayu datanya tidak sesuai dengan fakta di lapangan," kata Rahmat di lokasi.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait