Bupati Majalengka Karna Sobahi. (FOTO: iNews/M ZENI JOHADI)
Mohamad Zeni Johadi

MAJALENGKA, iNews.id - Bupati Majalengka Karna Sobahi angkat bicara terkait kasus Covid-19 kembali melonjak dalam sepekan terakhir. Menurut Karna terdapat tiga faktor penyebab kasus Covid-19 kembali naik.

Pertama, kata Karna, imunitas atau kekebalan masyarakat terhadap virus Corona penyebab Covid-19 mulai menurun. Kedua, kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) pun mulai longgar. Yang ketiga, munculnya virus Corona varian Omicron yang cepat menular. 

"Masyarakat sudah kami ingatkan, pandemi Covid-19 ini masih ada dan berbahaya. Masyarakat jangan lengah, terutama dalam penerapan prokes," kata Bupati Majalengka ditemui seusai meninjau tes swab antigen bagi pelajar di Puskesmas Kadipaten, Selasa (15/2/2022).

Berdasarkan data Satgas Satgas Penanganan Covid-19 Majalengka, ujar Karna Sobahi, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 aktif per Selasa 15 Februari 2022 ini bertambah sebanyak 97 orang. Jumlah angka kematian 4 orang.

"Kasus positif Covid-19 di majalengka kini sudah menyebar. Selain di lingkungan masyarakat, juga terjadi di sektor pendidikan dan organisasi perangkat daerah (OPD)," ujar Karna Sobahi.

Namun sampai saat ini, tutur Bupati, Pemkab Majalengka sampai saat ini belum menerima laporan pasien positif Covid-19 varian Omicorn. "Yang pasti penyebabnya, masih ada warga yang tak pakai masker, kerumunan warga, dan jumlah warga yang telah divaksin masih rendah," tutur Bupati.

Diberitakan sebelumnya, Dinkes Kabupaten Majalengka mencatat, total angka kasus positif Covid-19 aktif di Kabupaten Majalengka mencapai 297 orang dengan rata-rata menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hanya 13 orang yang menjalani perawatan di rumah sakit, baik yang berada di Kabupaten Majalengka, maupun rumah sakit di luar Majalengka karena bergejala sedang dan berat.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Majalengka Agus Susanto mengatakan, selama sepekan kematian akibat terpapar Covid-19 di Kabupaten Majalengka, tercatat mencapai 5 kasus. Dari awal pandemi Covid-19, total kasus kematian di daerah itu mencapai 822 orang atau 6,7 persen.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten terus mengalami peningkatan setiap hari. "Pada hari ini saja (Minggu 13/2/2022) ada penambahan kasus baru mencapai 56 orang," ujar Agus Suanto.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT