“Alhamdulillah, program ini mendapat dukungan penuh dari Pak Bupati, Dinas Pertanian, Kementerian Pertanian, dan Bapak Kasad,” ujarnya.
Tinton juga menjelaskan bahwa modernisasi alat pertanian menjadi fokus utama Kodim dalam mendukung pertanian daerah. Salah satu alat yang mulai digunakan adalah fenster, mesin yang bisa langsung mengeringkan gabah hasil panen di lapangan.
“Dengan fenster, gabah bisa langsung dijual dalam kondisi kering. Distribusi juga jadi lebih cepat,” katanya.
Menurutnya, Kabupaten Bandung akan mendapat bantuan tambahan sekitar 100 hingga 150 unit alsintan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung mekanisasi pertanian.
“Alsintan ini akan disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Selain komoditas padi, Kodim 0624 juga mengembangkan tanaman jagung seluas 80 hektare yang saat ini juga telah dipanen secara bertahap.
Tinton menyebut pertanian merupakan sektor strategis yang harus dijaga karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Negara ini fondasinya adalah pangan. Maka sektor ini tidak boleh berhenti,” ucapnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait