"Jadi dari penuturan mereka, memakan jebred itu bukan pada hari Senin tetapi pada hari Minggu sebelumnya. Jadi kasus keracunan ini lambat sebetulnya," ujar Anas.
Dari informasi yang dihimpun, pengolah sate jebred yang diduga menjadi penyebab keracunan massal telah diamankan polisi. Sementara sampel sate jebred telah dikirim ke laboratorium forensik untuk diperiksa.
Editor : Agus Warsudi
kasus keracunan belasan warga keracunan dugaan keracunan keracunan keracunan massal keracunan makanan tewas keracunan garut kabupaten tasikmalaya tasikmalaya
Artikel Terkait