Petugas BPBD Kota Tasikmalaya menyemprotkan air untuk mengevakuasi batu raksasa yang mengancam keselamatan warga. Foto/iNewsTv/Asep Juhariyono

Muhamad Sidik (30), anak dari Piah mengatakan, saat longsor terjadi pada Rabu (28/10/2020) petang, semua penghuni rumah sedang berada di dalam rumah. Ketika itu, turun hujan lebat disertai angin.

"Tidak lama kemudian, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan terasa getaran seperti gempa. Semua penghuni terkejut dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri," kata Muhammad Sidik.

Semua penghuni rumah, ujar dia, gemetar karena ketakutan dan masih merasa trauma. "Kami takut terjadi longsor susulan karena sejumlah batu besar masih berada di atas bukit," ujar dia.

Hingga saat ini semua penghuni dua rumah dengan jumlah 11 jiwa terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman. Dua rumah yang rusak akibat tertimpa batu raksasa dikosongkan sampai proses evakuasi batu besar selesai.


Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network