Banjir yang merendam Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, masih belum surut akibat luapan Sungai Citarum. (Foto: Dok)
Erick Fahrizal

BANDUNG, iNews.id - Banjir setinggi 1 meter yang merendam permukiman warga di Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, belum juga surut, Minggu (4/12/2022). Sebagian warga terpaksa mengungsi ke sanak saudara lantaran rumah tak bisa ditinggali lagi.

Sedikitnya 1.200 rumah di wilayah itu terendam banjir akibat luapan Sungai Citarum. Banjir sendiri mulai berangsur surut pada Sabtu (3/12/2022) sore. Namun hujan deras yang kembali mengguyur wilayah Bandung raya membuat air kembali meninggi.

Banjir tidak hanya di Dayeuhkolot, tapi juga merendam kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung, di antaranya Kecamatan Majalaya, Baleendah, Bojongsoang dan Ciparay.

"Sempat surut tapi hanya sedikit. Kalau dibilang bosen ya bosen banjir terus. Pingginya rumah-rumah di sini dibebaskan saja oleh pemerintah. Biar kami bisa pindah ke tempat lain," kata Iwan, warga terdampak banjir.

Sementara itu, beberapa warga terpaksa harus mengungsi ke sanak saudaranya di kecamatan tetangga lantaran rumah sudah tidak bisa di tinggali lagi. 

"Saya mau ngungsi ke Banjaran. Ya gimana kalau tetap tinggal di rumah jika airnya masih tinggi. Pemerintah segeralah menangani masalah banjir ini biar tidak terus-menerus," ujar Omasih.

Sementara itu, jalur utama penghubung Kabupaten dan Kota Bandung yang sebelumnya terendam banjir, kini sudah bisa dilalui meskipun masih terdapat genangan. Polisi pun turun tangan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalur itu.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT