BANDUNG, iNews.id - Banjir yang merendam kawasan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat, menyebabkan 13 pasien dan kerabatnya yang tengah menginap di Rumah Singgah Kemanusiaan Terpadu, Sukajadi, Bandung terpaksa diungsikan, Kamis (24/12/2020) petang. Rumah singgah untuk masyarakat tak mampu itu, terendam banjir.
Ketua Rumah Singgah Lina Hamzah mengatakan, hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak sore hingga petang, mengakibatkan selokan meluap dan menggenangi permukiman warga di kawasan Sukajadi bawah. "Semua kasur (di Rumah Singgah Kemanusiaan) terendam. Sekarang para pasien dan kerabatnya diungsikan sementara ke masjid," kata Lina.
Lina mengemukakan, para pasien dan kerabatnya itu berasal dari luar Kota Bandung, di antaranya Tasikmalaya, Sumedang, dan Subang. Mereka berencana menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit. "Air masuk kedalam ruangan selutut orang dewasa," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, malam Natal, Kota Bandung dikepung banjir setelah hujan deras mengguyur selama lebih dari 3 jam, Kamis (24/12/2020). Lokasi paling parah Jalan Dr Djunjunan atau Pasteur.
Jalan Dr Djunjunan dari perempatan gerbang Tol Pasteur hingga fly over Pasupati, terendam banjir. Air setinggi lebih dari 1 meter merendam jalan di depan Mal Bandung Trade Center (BTC) Pasteur.
Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun empat tak dapat melintas karena genangan air cukup tinggi. Di lokasi, tampak tiga unit mobil terjebak banjir. Air banjir mencapai jendela mobil.
"Banjir dari tadi jam 18.30, itu ada tiga mobil yang kejebak. Satu Honda Jazz dan dua mobil elf travel. Banjirnya sampai nutupin mobil Jazz," kata seorang warga di lokasi.
Hingga saat ini, warga berusaha mengevakuasi mobil yang terjebak banjir. Sementara hujan pun masih terus mengguyur wilayah Kota Bandung dan sekitarnya meskipun intensitas mulai menurun.
Selain kawasan Pasteur, banjir juga dilaporkan merendam kawasan Pagarsih akibat Sungai Citepus di kawasan itu meluap. Tak hanya Jalan Pagarsih, banjir juga menggenangi permukiman warga.
Kemudian, kawasan Kopo sejak perempatan Jalan Kopo-Soekarno Hatta hingga terowongan tol depan Mikko Mall. Banjir juga merendam kawasan Moh Toha, Sukajadi, Pasteur, Cihampelas bawah, Cipedes dan Sukamulya.
Banjir di Pagarsih, ketinggian air mencapai 1 meter. Kendaraan, baik roda empat maupun dua pun tidak dapat melintasi kawasan tersebut. Polisi tengah berupaya melakukan pengalihan arus untuk memecah kepadatan lalulintas.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait