Tidak hanya permukiman, akses jalan utama yang sebelumnya sempat bisa dilalui kendaraan kini kembali terputus. Genangan air setinggi 50 hingga 70 sentimeter membuat aktivitas ekonomi warga lumpuh total.
Kondisi tersebut juga menyulitkan tim relawan dalam menyalurkan bantuan logistik dan makanan siap saji ke posko-posko pengungsian yang berada di wilayah pedalaman desa.
Menyikapi kondisi darurat banjir Karawang, petugas gabungan dari BPBD Karawang, Tim SAR, dan kepolisian terus bersiaga penuh. Sejumlah perahu karet disiagakan di titik-titik rawan untuk mempercepat proses evakuasi jika muka air terus meningkat.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban, Polda Jawa Barat bersama Polres Karawang juga membuka dapur umum di Kecamatan Telukjambe Barat. Pemerintah berharap relokasi dapat menjadi solusi permanen agar warga tidak lagi menjadi korban banjir Karawang di masa mendatang.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait