Polsek Susukan, Polresta Cirebon juga memastikan tidak ada korban tewas akibat tertimpa bangunan. Petugas telah memasang garis polisi di lokasi agar area yang ambruk tidak digunakan untuk kegiatan siswa.
Pascainsiden, pihak sekolah memutuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar selama dua hari. Suasana duka masih menyelimuti sekolah setelah kehilangan salah satu guru yang wafat saat berusaha menyelamatkan siswa dari reruntuhan.
"Ada salah satu guru yang meninggal setelah kejadian outdoor dan korban yang luka itu dilarikan ke rumah sakit," ujar Kapolsek Susukan, Iptu Kelani.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait