BANDUNG, iNews.id - Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow dan one way di jalur arteri maupun ruas jalan tol menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini disiagakan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan,
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, langkah tersebut disiapkan sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan saat puncak arus balik nataru.
"Persiapan yang dilakukan yakni sistem rekayasa jalan. Rekayasa jalan yang diberlakukan yakni sistem contraflow maupun sistem one way yang akan berlaku baik itu di jalur arteri maupun jalan tol," ujar Hendra Rochmawan, Jumat (2/1/2026).
Menurut Hendra, arus balik Nataru diperkirakan mulai meningkat sejak Jumat dan akan mencapai puncaknya pada Minggu (4/1/2026). Meski demikian, peningkatan volume kendaraan dinilai masih dalam batas terkendali.
"Arus balik libur Natal dan Tahun Baru sendiri, akan terjadi mulai hari Jumat dan puncaknya pada hari Minggu," katanya.
Dia menjelaskan, kepadatan lalu lintas saat puncak arus balik diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu parah. Hal ini karena masyarakat dan wisatawan memilih waktu kepulangan yang berbeda-beda.
"Namun untuk puncak arus balik sendiri tidak akan mengalami kemacetan cukup parah, hal tersebut terjadi karena para wisatawan maupun warga yang akan kembali ke kota asalnya pulang tidak secara bersamaan," ucapnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait