Longsor yang terjadi di Kompleks Taman Bunga Desa Cilame, Ngamprah, Senin (8/2/2021) lalu. (Foto: Dok.SINDOnews)

BANDUNG BARAT, iNew.id - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengumumkan status siaga darurat bencana. Status tersebut sebagai antisipasi prediksi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang meyebutkan pekan ini cuaca ekstrem masih akan terjadi.

"Status siaga darurat bencana ini ditetapkan agar semua pihak waspada, karena wilayah KBB rawan terjadi bencana," kata Kepala Pelakaana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, Rabu (10/2/2021).

Duddy mengatakan, potensi bencana itu seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga banjir bandang. Namun bencana alam yang paling dominan adalah longsor akibat kontur tanah yang labil dan turunnya hujan dengan intensitas tinggi.

Kawasan pegunungan dan perbukitan di wilayah utara dan selatan KBB yang paling banyak terjadi kejadian longsor. Sementara di kawasan perkotaan biasanya longsor akibat struktur bangunan atau tembok yang tidak kokoh. Seperti kejadian yang terjadi kompleks Taman Bunga Cilame, Senin (8/2/2021).

"Cuaca ekstrem berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi. Warga harus tetap waspada dan sigap ketika terjadi hujan deras dengan durasi yang lama," ujarnya. 


Editor : Asep Supiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network