Berdasarkan data itu, nantinya Pemda KBB bisa memiliki data base sendiri yang akurat dalam melakukan penanganan. Tidak hanya itu, lanjut Hengki, pihaknya juga bakal menyiapkan satgas khusus hepatitis yang fokus dalam pengawasan dan penanganan penyakit tersebut.
Sejauh ini, dirinya memastikan belum ada kasus hepatitis yang masuk ke wilayah KBB. Dinas Kesehatan (Dinkes) juga masih melakukan penelusuran dikhawatirkan ada masyarakat yang terjangkit dan harus ada penanganan segera.
"Kalau di kita (KBB) belum ada temuan kasusnya, tapi semua tetap waspada dan semoga saja tidak ada," harapnya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait