Menurut Uus, kemungkinan besar saat masuk ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, almarhum mengalami fase inkubasi akhir DBD. Karena itu, almarhum mengalami demam akut. Secara kebetulan, demam akut terjadi setelah almarhum disuntik vaksin Covid-19.
"Jadi seolah-olah (demam tinggi) terjadi karena vaksin. Padahal ini memang terjadi karena ada penyakit yang mendasarinya atau istilah kami ketika terjadi suatu kejadian medis setelah dilaksanakan vaksin dikenal dengan Kipi coinsidens," ucap dr Uus Supangat.
Sementara itu, Jajang Suhendar, keluarga, saat akan divaksin, kondisi almarhum DMZ sehat dan tidak ada gejala panas atau demam. Begitu juga setelah divaksin, kondisi korban sehat tanpa keluhan.
"Saat akan berangkat vaksin (DMZ) sehat. Makanya korban berangkat naik angkutan umum bersama teman-temannya. Karena, jika kondisinya sedang sakit, pasti orang tuanya juga tidak akan mengizinkan korban divaksin," kata Jajang Suhendar.
Editor : Agus Warsudi
Vaksinasi anak Vaksinasi anak-anak dbd pasien dbd penyakit dbd korban dbd korban tewas dbd meninggal DBD Kota Tasikmalaya rsud kota tasikmalaya
Artikel Terkait