Sebagai pembelajaran, Egi pun mendapat hukuman. Dedi yang terkenal iseng memberikan hukuman Egi kembali pulang ke Bogor.
Sontak saja hal itu langsung ditolak Egi. “Mbung (tidak mau) pulang, Pak. Mbung (tidak mau) pulang ka Bogor, ampun,” kata Egi.
Akhirnya Dedi memberi hukuman sesuai kebiasan Egi yang sering berenang di kolam air mancur tempat patung maung tersebut berdiri.
“Kamu tetap harus dihukum biar tidak sembarangan orang bisa bersikap tidak tepat di tempat ini. Kamu hukumannya ngamandian maung (memandikan harimau) sampai bersih. Pilih pulang ke Bogor atau ngamandian maung?,” tanya Dedi.
“Ngamandian maung, Pak, daripada balik (pulang),” jawab Egi.
Editor : Agus Warsudi
maung Maung Bandung kodam iii siliwangi kodam siliwangi pangdam iii siliwangi pangdam siliwangi siliwangi Prabu Siliwangi dedi mulyadi harimau
Artikel Terkait