Wilayah Jabar bagian barat, termasuk Sukabumi dan Bogor, masih merasakan dampak sebaran abu vulkanik. Karena itu, pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perubahan arah pergerakan abu.
Dia mengimbau, agar masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada selama abu vulkanik masih terpantau.
Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar, warga dianjurkan menggunakan masker dan kacamata untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.
BMKG juga meminta masyarakat mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan sebaran abu vulkanik. Kewaspadaan tetap diperlukan hingga kondisi udara dinyatakan kembali normal.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait