"Kemudian, (kedua) kebijakan konsultatif dan pendampingan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi. Juga (ketiga) memberikan insentif atau kemudahan untuk mendorong digitalisasi dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi dan perluasan pasar," kata Ketua Tim Riset WJES.
Solusi lain (keempat), ujar Vera Intanie Dewi, melanjutkan pembangunan infrastruktur logistik sesuai tahapan yang direncanakan. Kemajuan infrastruktur logistik akan berperan besar mendongkrak kinerja industri.
“Prioritas perlu diarahkan pada jaringan logistik, akses ke pelabuhan, perpanjangan jalan tol, dan jaringan internet andal,” ujar Vera Intanie Dewi
Kelima, memberikan kemudahan impor bahan baku bagi industri yang bahan bakunya tidak tersedia di Indonesia. Keenam, mendorong pengembangan industri pendukung untuk mengurangi ketergantungan bahan baku impor.
“Ketujuh memberikan insentif, misalnya relaksasi pajak untuk industri yang berhasil dalam inovasi dan digitalisasi,” tutur Ketua Tim Riset WJES.
Editor : Agus Warsudi
manufaktur industri manufaktur Sektor manufaktur jawa barat pemulihan ekonomi tim pemulihan ekonomi komite pemulihan ekonomi
Artikel Terkait