Kendaraan Elf ringsek setelah ditabrak elf di Jalan Raya Bandung-Cirebon, kawasan Nyalindung, Dusun Warung Buah, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Sumedang. (Foto: iNews.id/Beben HVA)
Beben HVA

 SUMEDANG, iNews.id - Sejumlah kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Bandung-Cirebon, kawasan Nyalindung, Dusun Warung Buah, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Sumedang. Dalam insiden yang melibatkan tujuh kendaraan tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Korban tewas diketahui sopir Elf atas nama Kasum (59) warga Kampung Sukawangi RT 01/03 Kelurahan Banjaran, Kecamatan Banjaran. Sementara korban luka, Riki Arizal (41), warga Kampung Seke RT 03/08 Desa Cikasungka; Dede Irawan (27) warga Kabangwungu RT 01/03; dan Iwan Setiawan (46) warga Kampung Pulosari, Kecamatan Bareng.

Ketujuh kendaraan yang terlibat, antara lain truk tronton, Elf nopol E 7792 VB, Terios nopol E 13 7 LL, Kijang Nopol Z 1195 CH, Sigra, truk bermuatan majun nopol G 1409 LJ dan sebuah truk. 

Berdasarkan keterangan dihimpun, kecelakaan ini berawal saat sebuah truk tronton melaju dari arah Bandung menuju Cirebon. Setibanya di TKP atau lokasi jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami rem blong dan sempat oleng.

Tak lama kemudian, tronton menabrak mobil Elf berpenumpang delapan orang. Namun tak hanya elf, kendaraan lainnya juga ikut terlibat kecelakaan beruntun hingga mengalami kerusakan cukup berat. Bahkan,  Terios terbalik dengan posisi roda di atas, truk bermuatan majun juga sama dengan posisi  roda kanan di atas. 

"Pada saat itu sedang ada antrean kendaraan. Mobil yang saya tumpangi juga sedang berhenti. Tiba-tiba dari belakang truk tronton menabrak," kata Hendra, peunumpang Elf, Rabu (12/10/2022).

Di bagian lain, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang mengatakan, terdapat empat korban yang masuk ke rumah sakit. Para korban semuanya menderita luka-luka di kaki.

"Satu korban meninggal dunia saat sedang dalam penanganan medis. Sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan," kata Humas RSUD Sumedang, Cahyadi.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT