Bupati Indramayu Nina Agustina (manten hujan hitam) berdialog dengan warga yang rumahnya ambruk akibat diterjang gelombang pasang. (FOTO: iNews/TOISKANDAR)

INDRAMAYU, iNews.id - Gelombang pasang dan angin kencang melanda lima kecamatan di pesisir pantai Kabupaten Indramayu. Dari lima kecamatan, satu di antaranya terdampak paling parah.

Sebanyak 17 rumah rusak parah dan 16 unit rusak sedang, dan ratusan terendam. Pemkab Indramayu akan mengkaji rencana relokasi, khususnya rumah warga yang berada di bibir pantai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu mencatat, lima kecamatan yang terdampak cuaca ekstrem itu antara lain, Kandanghaur, Patrol, Sukra, Cantigi, dan Juntinyuat.

Kecamatan Kandanghaur, khususnya pesisir Pantai Eretan, menjadi daerah terparah diterjang ombak besar yang menghancurkan beton panahan gelombang.

Di pesisir Pantai Eretan, 17 rumah ambruk, 16 rusak sedang, dan ratusan rumah terendam banjir setinggi 1,5 meter. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah posko pengungsian. Mereka mulai terserang penyakit demam/ gatal, dan pegal-pegal.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network