Nelson (baju hitam) pekerja PT PTT yang menjadi satu-satunya korban selamat serangan KKB di Beoga saat tiba di Polres Mimika. (Foto: Humas Polri)
Nathan Making, Antara

TIMIKA, iNews.id – Tiga dari delapan korban pembantaian gerombolan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua diketahui warga Sunda, Jawa Barat. 

Ketiganya merupanya karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT). Sedianya, tiga jenazah warga Sunda bersama lima jenazah karyawan PTT lainnya dievakuasi hari ini, Minggu (6/3/2022) pagi. Namun, evakuasi batal dilakukan akibat terkendala cuaca buruk.

Beberapa pengurus Paguyuban Sunda di Kabupaten Mimika sudah mendatangi kamar jenazah RSUD Mimika.

Salah satu tokoh masyarakat Sunda di Mimika, Asep mengatakan, ada tiga warga Sunda yang menjadi korban pembantaian oleh KKB di Kabupaten Puncak, yaitu atas nama Jamaludin, Bili Galdi Balion dan Ibo.

Ketiganya merupakan warga Sunda yang berasal dari Bandung, Subang dan Lebak.

"Kami mendapatkan informasi dari Kodim Mimika bahwa ada tiga warga Sunda berstatus karyawan PTT yang jadi korban. Makanya sebagai pengurus Paguyuban Sunda Mimika kami datang ke RSUD Mimika, semoga proses evakuasi para korban berlangsung lancar," ujar Asep.

Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Puncak tersebut tidak memungkinkan helikopter dapat menjangkau lokasi yang berada di wilayah ketinggian Papua itu.

"Informasi resmi yang kami terima dari TNI-Polri bahwa evakuasi hari ini tidak jadi dilaksanakan karena terkendala cuaca. Direncanakan akan dilanjutkan esok pagi," kata Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena di Timika.

Pantauan di lokasi, berbagai persiapan terus dilakukan oleh pihak RSUD Mimika dan pihak TNI-Polri di kamar jenazah rumah sakit itu.

Lucky mengatakan, pihak perusahaan PTT telah menyediakan delapan peti jenazah di kamar jenazah RSUD Mimika.

Adapun untuk melakukan pemulasaraan dan visum jenazah delapan karyawan PTT, sudah disiapkan dua meja di kamar jenazah RSUD Mimika, di mana setiap meja nantinya akan ada enam petugas, termasuk dua tenaga dokter.

"Pada prinsipnya kami di RSUD Mimika sudah siap. Sejak semalam kami terus melakukan koordinasi dengan Tim TNI-Polri untuk persiapan rencana evakuasi jenazah para korban ke RSUD Mimika. Begitu tiba di kamar jenazah RSUD Mimika akan dilakukan pemulasaraan sekaligus visum oleh petugas," ujar Lucky.

Diketahui, delapan karyawan PTT dengan identitas masing-masing yaitu Bona Simanulang, Renal Tentua Tagasye, Bili Galdi Balion, Jamaludin, Sharil Nurdiansyah, Eko Septiansyah, Bebei Tabuni dan Ibo tewas setelah kamp yang mereka tempati didatangi oleh sekitar 10 anggota KKB pada Rabu (2/3/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

Gerombolan KKB langsung masuk ke kamp dengan membawa alat-alat tajam seperti parang, kapak, bahkan menenteng senjata api lalu membunuh delapan karyawan PTT yang sedang tertidur lelap.

Satu korban selamat atas nama Nelson Sarira sudah berhasil dievakuasi ke Timika pada Sabtu (5/3/2022) siang oleh Tim Operasi Damai Cartenz.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA TERKAIT