Warung Sedekah di Cirebon, Masyarakat Makan Sepuasnya hanya Bayar Rp2.000
CIREBON, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19, sejumlah komunitas di Kota Cirebon, Jawa Barat, berlomba-lomba menggelar kegiatan positif. Seperti, membuka warung sedekah makan sepuasnya untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Warung sedekah di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon itu dibuka oleh Komunitas Kajian Milenial Cirebon. Di warung ini, masyarakat bisa makan sepuasnya hanya cukup dengan merogoh kantong sebesar Rp2.000.
Para pengemudi ojek online, anak yatim piatu, dan dan kaum duafa di sekitar kawasan itu memanfaatkan warung sedekah. Mereka makan sepuasnya dan memasukan uang sedekah Rp2.000 ke tempat yang telah disediakan.
Warung sedekah ini menyediakan berbagai menu, seperti bistik ayam, bihun goreng, tempe, dan puding untuk pencuci mulut. "Menurut saya pribadi ini sangat bagus ya. Apalagi bagi pengemudi ojol, di jalan gitu, mau makan di mana. Kadang mikir dulu, orderan udah berapa," kata Lisa, pengemudi ojek online yang mampir ke warung sedekah.
Indah, pengelola warung sedekah mengatakan, kunjungan pelanggan ke warung sedekah yang dibuka pukul 13.00 setiap Senin dan Kamis ini, cukup ramai. Sebagian besar pengunjung merupakan para pengemudi ojek online. "Mereka istirahat pada jam makan siang," kata Indah.
Warung sedekah ini, ujar Indah, berawal dari nasi Jumat berkah. Komunitas membagi-bagikan nasi bungkus kepada mereka yang membutuhkan. Namun karena selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jalan-jalan disekat oleh petugas, akhirnya komunitas memutuskan menyediakan nasi berkah itu di satu tempat.
"Selain Jumat berkah, ada Senin-Kamis juga. Sasaran warung sedekah ini, kaum duafa, fakir, yatim piatu, pedagang asongan, pemulung, pengemudik ojek online, dan offline," ujar Indah.
Porsi yang disediakan setiap Senin dan Kamis, tuturnya, berkisar antara 70-100. Sedangkan pada hari Jumat berkah, porsi bertambah menjadi 300 porsi.
Editor: Agus Warsudi