Virus Korona Merebak, Keraton Kasepuhan Cirebon Sepi Pengunjung

Miftahudin ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 11:55 WIB
Virus Korona Merebak, Keraton Kasepuhan Cirebon Sepi Pengunjung
Keraton Cirebon, Rabu (11/3/2020) (Foto: iNews/Miftahudin)

CIREBON, iNews.id - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik di Keraton Kasepuhan Cirebon menurun akibat merebaknya wabah virus korona. Penurunan diperkirakan mencapai 40 persen sejak Januari 2020.

"Mulai Januari-Februari itu ada penurunan," kata Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat, Rabu (11/3/2020).

Aries mengatakan ada juga beberapa jadwal kunjungan yang mundur. Menurutnya, sejak ada wabah virus korona kunjungan semakin menurun.

"Ada yang harusnya bulan ini dimundurkan ke September," katanya.

Suasan keraton Cirebon yang sepi akibat wabah virus korona, Rabu (11/3/2020) (Foto: iNewsMiftahudin)
Suasan keraton Cirebon yang sepi akibat wabah virus korona, Rabu (11/3/2020) (Foto: iNewsMiftahudin)

 

Keraton juga sudah menyiapkan masker dan hand sanitizer bagi pemandu wisata. Arief mengatakan kesehatan pemandu wisata akan terus dipantau.

"Mereka yang terus bertemu dengan pengunjung, jadi harus diperhatikan," katanya.

Sebelumnya, jumlah pasien positif terinfeksi virus korona bertambah dari 19 menjadi 27 orang. Data tersebut terhitung hingga, Selasa (10/3/2020) sore.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto mengatakan, dari 8 pasien yang baru 2 di antaranya warga negara asing (WNA).

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat, Rabu (11/3/2020) (Foto: iNews/Miftahudin)
Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat, Rabu (11/3/2020) (Foto: iNews/Miftahudin)

"Kita kemarin sudah mengumumkan pasien dengan kode 01-19. Saya melanjutkan hari ini dari hasil laboratorium yang didapatkan siang tadi dan sudah dianalisis," ujar Yurianto di Jakarta.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq