Video Viral PNS di Ciamis Salaman Korona Tanpa Sentuh Tangan

Acep Muslim ยท Jumat, 13 Maret 2020 - 01:00 WIB
Video Viral PNS di Ciamis Salaman Korona Tanpa Sentuh Tangan
Video viral PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melakukan salaman korona tanpa bersentuhan tangan. (Foto: iNews/Acep Muslim)

CIAMIS, iNews.id – Video sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Ciamis, Jawa Barat melakukan salaman tanpa sentuhan tangan atau “salaman korona” viral di media sosial, Kamis (12/3/2020). Video “salaman korona” itu mengundang beragam tanggapan warganet.

Video berdurasi 14 detik ini menunjukan sejumlah PNS bersalaman dengan cara unik. Mereka antre layaknya hendak salaman biasa namun tangannya tidak saling bersentuhan. Sepintas PNS itu justru terlihat memeragakan gerakan layaknya robot.

Video tersebut menjadi viral usai diunggah akun media sosial homa jolo. Beragam komentar warganet muncul mulai positif hingga pernyataan nyinyir.

Belakangan diketahui, video viral  “salaman korona” itu terjadi di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis usai apel, Senin (9/3/2020) lalu. Sejumlah pengawas pendidikan ini berupaya mencontohkan salaman unik pasca-wabah korona melanda Tanah Air.

Namun hal itu dilakukan sesuai surat edaran Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid 19 pada satuan pendidikan. Poin 15 menyebutkan agar warga satuan pendidikan hindari kontak fisik langsung seperti bersalaman, cium tangan, berpelukan, dan sebagainya.

Sebelumnya, PNS ini tetap bersalaman biasa dengan saling jabat tangan. Namun menjadi viral karena penggalan video yang tidak utuh berdurasi 14 detik ini. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Tatang mengatakan, meski ada surat edaran dari Menteri Pendidikan, Disdik memastikan salaman di lingkungan kerja tetap dengan cara berjabat tangan biasa yang Islami. PNS di lingkungan Dinas Pendidikan juga melakukan absensi dengan gunakan sensor wajah.

“Edaran Mendikbud tentang pencegahan covid 19 di satuan pendidikan akan terus disosialisasikan. Selalu mencuci tangan dan menjaga hidup bersih bisa terhindar dari virus korona,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki