Usai Bebas dari Penjara di Hari Kemerdekaan, Narapidana di Sukabumi Sujud Syukur

Dharmawan Hadi ยท Selasa, 17 Agustus 2021 - 21:01:00 WIB
Usai Bebas dari Penjara di Hari Kemerdekaan, Narapidana di Sukabumi Sujud Syukur
Ojak Rahmat alias Jek (50) langsung sujud syukur begitu bebas setelah setahun lebih dipenjara di Lapas Kelas IIB Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Ojak Rahmat alias Jek (50) langsung sujud syukur dan memanjatkan doa setelah menghirup udara bebas. Raut wajah haru dan mata berkaca-kaca nampak jelas meski tertutup masker. 

Keharuan Ojak kian bertambah, karena dia bebas dari penjara bertepatan dengan momentum HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Ojak adalah salah satu dari 276 warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nyomplong Kota Sukabumi yang mendapat remisi di hari kemerdekaan. Namun Ojak adalah satu-satunya warga binaan yang dinyatakan langsung bebas. 

Terpidana kasus penganiayaan itu telah menjalani kurungan penjara selama 1 tahun lebih 6 bulan. Karena berkelakuan baik selama menjalani hukuman, akhirnya bapak dua anak itu berhak mendapat remisi hingga dinyatakan bebas.

Diketahui, Ojak yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir itu sempat terlibat perkelahian. Ojak saat itu tersulut emosi hingga memukul seseorang menggunakan gitar. 

"Kena Pasal 351, penganiayaan. Kasus saya waktu itu mukul orang pakai gitar. Niatnya mau melerai tapi kepancing emosi," kata Ojak, Selasa (17/8/2021).

Pria asal Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu mengaku menyesali perbuatannya. Setelah bebas, Ojak mengaku akan kembali ke keluarganya dan mencoba beraktivitas seperti biasa, jadi sopir. 

"Selama di dalam (Lapas) Alhamdulillah teman-teman baik, petugas juga pada baik. Terima kasih kepada Kalapas dan jajarannya. Banyak hikmah yang bisa saya petik dari kejadian ini. Saya bisa lebih rajin ibadah dan belajar menahan emosi," ucap Ojak. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: