Upal Marak Jelang Nataru, Polisi Tangkap 2 Pengedar di Subang

Yudy Heryawan Juanda ยท Jumat, 13 Desember 2019 - 16:56 WIB
Upal Marak Jelang Nataru, Polisi Tangkap 2 Pengedar di Subang
Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani (tengah) menunjukkan uang palsu yang disita dari pelaku. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Kepolisian Resor Subang, Jawa Barat (Jabar) menangkap dua pengedar uang palsu (upal). Dari tangan pelaku, polisi mengamankan upal pecahan 50 ribu dan 100 ribu senilai Rp4,5 juta.

URN (69) dan SGD (39) ditangkap karena mengedarkan uang palsu di sekitar Kota Subang, Jabar. Penangkapan keduanya bermula dari laporan warga karena URN sering berbelanja dengan upal. Laporan tersebut dikembangkan polisi sehingga pelaku yang merupakan warga Desa Balimbing, Kecamatan Pagaden Barat, Subang dapat ditangkap.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, pelaku mengaku mendapatkan upal tersebut dari SGD. Untuk Rp1 juta uang asli, ditukar dengan Rp2 juta upal. Atas keterangan URN, SGD yang merupakan warga Cikampek, Kawarang langsung diamankan.

Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani mengatakan pengedar upal biasanya akan menyasar pedagang pasar tradisional dan warung kecil. Pengedar sengaja memilih pedangan yang sudah tua karena dinilai kurang teliti.

“Selain itu, berdasarkan informasi, pasar yang sering dijadikan sasaran antara lain pasar yang beroperasi tengah malam hingga subuh, karena pencahayaan yang terbatas, ditambah penglihatan pedagang yang kurang tajam,” katanya Kamis (12/12/2019) saat ekspos kasus di Mapolres Subang.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam pasal 36 Ayat 2 dan 3 UU RI No 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang dan Pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda maksimal 50 miliar.

Dia berharap masyarakat ekstra hati-hati saat menerima uang jelang natal dan tahun. Saat ini polisi masih memburu dua pelaku pencetak upal yang sudah masuk DPO.


Editor : Umaya Khusniah