Ular Sanca 2 Meter Ditangkap saat Hendak Mangsa Ayam di Mampangan Depok

Iyung Rizky ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 18:30 WIB
Ular Sanca 2 Meter Ditangkap saat Hendak Mangsa Ayam di Mampangan Depok
Warga Mampangan, Beji, Depok menangkap ular sanca sepanjang dua meter saat hendak memangsa ayam, Selasa (14/1/2020). (Foto: iNews/Iyung Rizky)

DEPOK, iNews.id - Warga Kampung Mampangan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan ular sanca batik sepanjang dua meter, Selasa (14/1/2020).

Ular tersebut ditangkap warga saat hendak memakan ternak ayam di belakang rumah. Rencananya ular sepanjang dua meter itu diserahkan warga ke pecinta reptil agar tak kembali masuk permukiman.

Warga Mampangan, Yadi mengatakan, ular tersebut diketahui sudah berada di kandang ayam dan hendak memangsa ayam peliharaannya.

“Awalnya saya mendengar bunyi ayam yang berkokok dan suara desis ular. Setelah dicek, ternyata ada seekor ular sudah masuk ke kandang ayam dan hendak memakan anak ayam,” katanya.

BACA JUGA:

Marak Ular Kobra Berkeliaran, Wali Kota Depok Minta Warga Gunakan Pembersih Lantai Aroma Menyengat

Diduga Kelaparan, Ular Sanca Nekat Masuk Pekarangan untuk Makan Ayam di Lebak

Yadi menduga ular sanca itu berasal dari Kali Ciliwung yang lokasinya tak jauh dari permukiman. “Mungkin pas banjir ular itu naik ke permukiman warga,” ucapnya.

Ular sanca kembang sepanjang dua meter ditangkap warga saat hendak memangsa ayam di Mampangan, Depok. (Foto: iNews/Iyung Rizky)
Ular sanca kembang sepanjang dua meter ditangkap warga saat hendak memangsa ayam di Mampangan, Depok. (Foto: iNews/Iyung Rizky)

 

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh masyarakat terkait maraknya ular kobra. Idris meminta warga untuk selalu membersihkan rumah dan menggunakan pembersih lantai dengan aroma menyengat.

"Seluruh warga agar senantiasa menjaga kebersihan rumah, menggunakan pembersih lantai dengan aroma menyengat, dan tidak meninggalkan sampah makanan di rumah," kata Idris di Depok, Rabu (25/12/2019).

Idris menyebut fenomena kemunculan ular harus diantisipasi dengan benar. Dia berharap warga bersama pengurus RT dan RW menggiatkan kembali kerja bakti di lingkungan masing-masing.


Editor : Kastolani Marzuki