Tukar 10 Botol Plastik Bekas, Warga Cianjur Bisa Berobat Gratis

Mochamad Andi Ichsyan ยท Senin, 28 Mei 2018 - 21:37:00 WIB
Tukar 10 Botol Plastik Bekas, Warga Cianjur Bisa Berobat Gratis
Warga mendaftar berobat gratis di Klinik Harapan Sehat Desa Sukasari, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: iNews.id)

CIANJUR, iNews.id – Warga tidak mampu di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kini tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya berobat yang semakin mahal. Mereka cukup menukarkan 10 botol plastik bekas ke klinik kesehatan sudah bisa berobat gratis.

Selain fasilitas kesehatan gratis, masyarakat juga diberikan pengetahuan tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan. Layanan berobat gratis itu berada di Klinik Harapan Sehat Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Salah seorang warga, Hamaim Riyadi mengatakan, layanan berobat gratis di klinik kesehatan itu sangat membantu warga tidak mampu di daerahnya. Sebab, warga tidak perlu mengeluarkan biaya berobat cukup dengan menyerahkan 10 botol plastik bekas untuk ditukarkan dengan voucher gratis berobat. Voucher itu pun tanpa batas karena warga bisa berobat kapan saja.

“Sejak adanya program layanan berobat gratis di klinik ini warga sangat terbantu sekali. Kami sekarang tidak lagi pusing memikirkan biaya berobat. Cukup menukarkan 10 botol bekas saja,” kata Hamaim, Senin (28/5/2018).



Dokter Yusuf Nugraha memeriksa salah satu pasien di Klinik Harapan Sehat Cianjur, Jawa Barat. (Foto: iNews.id)


Meski hanya menukarkan 10 botol plastil bekas, pelayanan kesehatan yang diberikan klinik tersebut tidak main-main. Sejumlah dokter ahli disiapkan dan siaga penuh di klinik tersebut.

Tiap hari, tercatat ada 15-20 pasien yang mayoritas dari kalangan warga kurang mampu memanfaatkan layanan berobat gratis. “Saya dengar ada pengobatan gratis dengan cara menukar botol bekas. Ternyata betul ada layanan ini,” kata warga lainnya, Budi Supiandi.

Direktur Klinik Harapan Sehat, dokter Yusuf Nugraha mengatakan, program berobat gratis dengan menukarkan botol plastik bekas tak sekadar membantu masyarakat kurang mampu. Program yang dibuat oleh klinik ini juga sekaligus mengampanyekan pemanasan global, serta untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat akan bahaya sampah plastik bagi lingkungan.





“Harapan kami dengan adanya program ini bisa membawa banyak manfaat bagi waga yang tidak mampu dan menjadikan Indonesia yang lebih baik bebas dari pencemaran sampah,” kata Yusuf.

Selain itu, lanjut dia, hasil dari botol plastik yang ditukar oleh warga miskin ini bisa dijual oleh para pengumpul barang bekas. Botol plastik juga disulap menjadi berbagai macam aneka ragam hiasan atau seni yang dibuat oleh sejumlah ibu-ibu binaan dari para kader dan pengurus Klinik Harapan Sehat.



Editor : Kastolani Marzuki